PT Kino Indonesia Tbk (Kino)




PT Kino Indonesia Tbk (Kino) berawal dari sebuah perusahaan distribusi kecil bernama PT Dutalestari Sentratama (DLS) yang didirikan pada 1991. Memanfaatkan peluang yang ada saat itu, pengembangan usaha dilakukan DLS dengan mendirikan PT Kino Sentra Industrindo (KSI), sebuah perusahaan produksi makanan ringan pada 1997. KSI memfokuskan diri pada aneka produk makanan ringan seperti permen, snack, dan cokelat, serta minuman berperisa dalam bentuk serbuk yang hingga kini dijual di pasar Indonesia maupun mancanegara. Produk pertama yang diluncurkan oleh KSI adalah "Kino Candy".

Melihat keberhasilan pencapaian sebelumnya, pada 1999, Perseroan mendirikan PT Kinocare Era Kosmetindo sebagai produsen aneka produk perawatan tubuh untuk semua gender dan usia. Pada 2014, PT Kinocare Era Kosmetindo berganti nama menjadi PT Kino Indonesia. Produk pertama yang diluncurkan adalah pembersih muka 2 in 1 "Ovale", disusul dengan produk vitamin rambut "Ellips", sabun khusus daerah kewanitaan "Resik-V", dan parfum dalam bentuk gel "Eskulin". Produk-produk tersebut berhasil mendapatkan respons positif dari pasar Indonesia sehingga berdampak signifikan pada pertumbuhan usaha Kino. Inovasi terbaru pada segmen ini juga dilakukan melalui produksi pasta gigi herbal dengan konsep Islami, "Sasha".

Pada 2003, Perseroan kembali memperluas segmen usaha melalui diversifikasi produk pada segmen perawatan bayi dan rumah tangga yang dipasarkan dengan merek dagang "Sleek Baby". Kini, "Sleek Baby" menjadi salah satu pemimpin pasar untuk produk pembersih peralatan bayi di Indonesia. Selama lebih dari 16 tahun, produk "Sleek Baby" terus berkembang dan diproduksi dalam berbagai jenis perawatan bayi dan rumah tangga melalui produk "Sleek Baby Bottle, Nipple, and Accessories Cleanser", "Sleek Baby Laundry Detergent", dan "Sleek Baby Antibacterial Diaper Cream".

Pada 2011, Perseroan mendapatkan lisensi dari Wen Ken Drug Co Pte Ltd, Singapura untuk memproduksi, memasarkan, dan mendistribusikan produk larutan penyegar "Cap Kaki Tiga". Lisensi ini melengkapi portofolio Kino di bidang minuman. Sebelumnya, Kino memproduksi minuman energi "Panther" dan asian healthy drinks "Cap Panda".

Inovasi atas produk minuman terus dilakukan dengan meluncurkan produk larutan penyegar "Cap Kaki Tiga" dalam beberapa varian rasa pada 2016. Kerja sama Perseroan dengan Wen Ken Drug Co Pte Ltd pun semakin erat yang ditandai dengan adanya perjanjian lisensi untuk memproduksi, memasarkan, dan mendistribusikan produk "Larutan Sejuk Segar" pada 2017.

Selain itu, Perseroan juga bekerja sama dengan salah satu perusahaan minuman terbesar di Thailand yaitu Grup Malee dengan mendirikan PT Kino Malee Indonesia dan Malee Kino (Thailand) Co Ltd yang beroperasi pada 2019.

Dalam segmen farmasi, Perseroan mengembangkan produk jamu dengan merek "Dua Putri Dewi" setelah mengakuisisi merek tersebut dari PT Surya Herbal pada 2016. Merek ini juga akan digunakan untuk berbagai varian jamu lainnya di masa depan.

Kemudian, untuk memperluas portofolio pada segmen ini, Perseroan telah meluncurkan produk "Lola Remedios" yang saat ini distribusikan dan dijual di Filipina. Selain itu, Perseroan juga telah memproduksi produk obat batuk herbal, balsam, obat sakit kepala, dan obat kurap dengan menggunakan merek "Cap Kaki Tiga".

Selama hampir tiga dekade, Kino telah bertransformasi menjadi perusahaan yang mapan dan terkemuka. Selain bersaing di dalam negeri, Kino juga melakukan pengembangan bisnis untuk merambah kawasan Asia dengan membuka kantor cabang di luar negeri, yaitu di Filipina, Malaysia, Vietnam, Kamboja, India, China, dan Jepang.

Kualitas produk Kino telah memenuhi standar kualifikasi internasional, terbukti dengan meningkatnya permintaan pasar dari seluruh dunia. Terlepas dari perkembangannya yang sangat pesat, Perseroan tidak berpuas diri dan menyadari bahwa perusahaan harus tetap menjaga kesuksesan dan karena itu, harus tetap berprestasi. Hingga saat ini, Kino memiliki 33 merek yang beberapa di antaranya berhasil mendapatkan pengakuan sebagai merek pilihan utama para konsumen.

Produk-produk Kino telah tersedia di berbagai distributor besar, hypermarket, supermarket, minimarket, toko kecantikan, serta pasar tradisional. Dengan slogan "Innovate Today, Creating Tomorrow", Kino tetap berkreasi dan berinovasi untuk menjadi pemimpin dalam industri kebutuhan konsumen.

PT Kino Indonesia Tbk (Kino) saat ini sedang membutuhkan tenaga kerja untuk menempati posisi di bagian

Production - Data Analyst Supervisor

Kualifikasi:

  1. Pendidikan min. S1 Teknik Industri, Teknik Mesin, Teknologi Pangan, atau Teknik Kimia
  2. Memiliki pengalaman min. 1 tahun di posisi yang sama atau 3 tahun sebagai Staf Produksi
  3. Menguasai prinsip dan pengawasan proses produksi
  4. Memahami perencanaa tenaga kerja dan akurasi stok
  5. Memahami GMP dan ISO (9001:2015;22000:2018;14001:2015)
  6. Terbiasa dalam menggunakan Microsoft Office
  7. Bersedia bekerja dalam sistem shift, apabila dibutuhkan
  8. Penempatan di Plant Pandaan, Jawa Timur
Uraian Pekerjaan:

  1. Memastikan terjaminnya kelengkapan dan akurasi laporan analisa produksi secara keseluruhan
  2. Memastikan terlaksananya implementasi program perusahaan yang diselenggarakan
  3. Memastikan ketersediaan dari barang produksi yang dibutuhkan untuk mendukung proses produksi
  4. Memastikan terlaksananya kegiatan Continous Improvement di lingkungan Plant sehingga terciptanya proses produksi yang lebih efektif dan efisien tanpa mengabaikan standar operasional prosedur yang ada serta ketentuan HSE (Health, Safety and Environment)
  5. Bertanggung jawab untuk memberikan pengarahan, pembelajaran, penilaian serta evaluasi bawahannya
Klik Apply untuk mendaftar
close